Senin, 26 Oktober 2009

@CERITA HUMOR UMUM@

Orang Gila Main Catur

Ada 2 orang pasien gila di sebuah RSJ. Mereka berdua saat istirahat, keluar di teras RSJ itu. Mereka berdua tampak bosan dan bingung mau berbuat apa.

Orang gila 1 : "Kita main catur yuk!"

Orang gila 2 : "Tapi di sini kan nggak ada catur!"

Orang gila 1 : "Kita main bayangannya aja." Lalu tanpa papan catur mereka memulai permainan catur itu 'skak, ster, skak, ster' begitu serunya mereka bermain, hingga pada saat masuk selesai jam istirahat.

Ketika mereka masuk, si tukang sapu RSJ datang ketempat mereka bermain catur bayangan tadi, lalu berkatalah dia,

Tukang sapu : (sambil menggerakan tangan) "Dasar orang-orang gila, selesai main catur tidak langsung dibereskan semuanya!"



Bukan Ukuran Pensil

Ada anak kecil datang ke toko alat tulis. Yang jual emang rada judes, tambah gemes karena si anak kecil rewel banget.

Anak kecil: "Mbak, mau beli pensil."
Yang jual: "Pensil mekanik apa yang biasa?"
Anak kecil: "Yang biasa saja, mau dipakai buat ujian."
Mbak-mbak: "Itu, ambil di situ yang warnanya biru."

Si anak kecil mengambil pensil 2B, mengamatinya lalu bertanya lagi pada yang jual. Habis itu yang jual langsung ngomel-ngomel.

"Eh, ini anak kecil sok tahu banget sih. Pensil buat ujian itu ya ukuran 2B, lagipula kalau 36B itu bukan ukuran untuk pensil!!"


Mau Naik Capung Besar

Pada satu hari seorang ibu melihat anaknya yang masih TK sedang bermain-main dengan seekor capung. Karena kasihan melihat capung yang hampir mati itu, si Ibu berkata kepada anaknya.

Ibu : "Eh .... dilepaskan tuh capungnya, kasihan mau mati."

Anak: "Memangnya kenapa Ma?"

Ibu : "Dosa!"

Anak: "Dosa itu apa ?"

Ibu : "Dosa ya dosa," ( sambil agak jengkel ) "Ntar induknya datang lho"

Anak: "Gede Ma.??"

Ibu : "Gede sekali, sebesar guling" ( sambil tambah jengkel )

Untuk sejenak si Anak terdiam. Ibunya pun mulai tersenyum, dan mulai mau pergi. Namun tiba-tiba terdengar si anak berteriak :

Anak: "Asyii.. iik... Asyiik" ( sambil terus memain-mainkan capung tadi )

Ibu : "???"

Anak: "Ma, ntar kalau induknya datang, bantuin tangkap ya ma, mau naik capung gede nih ..."

Ibu : "??!"



Hantu Melamar Hantu

Budi bertandang ke rumah gadis yang dikenalnya semalam sesuai petunjuk alamat yang diberikan kepadanya. Ketika bertemu dengan orang tua si gadis, dengan penuh harap, Budi berbicara dengan bapak si gadis.

Budi: Maaf, Pak, semalam saya berkenalan dengan Rini, anak Bapak. Entahlah, saat itu juga saya jatuh hati kepadanya dan Rini sendiri sudah bersedia menjadi pendamping saya. Untuk itulah saya datang kemari, untuk melamar Rini.

Bapak: Lho, adik ini bagaimana? Rini anak saya itu sudah meninggal 7 hari yang lalu karena kecelakaan!

Budi: Tidak apa-apa kok, Pak, saya sendiri juga sudah meninggal 100 hari yang lalu.



Blonde Beli TV

Gadis pirang (blonde) entah mengapa memang selalu di kaitkan dengan ketololan di negeri Paman Sam sana. Nah, Suatu hari seorang gadis pirang ingin membeli TV di sebuah toko elektronik. Pemilik toko tersebut entah mengapa menolak dan mengatakan bahwa toko tersebut tidak melayani gadis pirang.

Keesokan harinya si gadis datang lagi dengan rambut yang telah diwarnai hitam.

Namun, si pemilik tokok tetap menolak dan memberinya alasan sama : "Maaf kami tidak melayani pelanggan gadis pirang!"

Keesokan harinya si gadis tak habis akal dan ia membotaki kepalanya, namun ia tetap diberi jawaban sama.

Si gadis pun bertanya bagaimana si pemilik toko tetap mengenalinya.



Tidak Mau Melihat Muka Istri

Tono : "Tadi malem aku bertengkar hebat dengan istriku."

Agus : "Kok bisa begitu?"

Tono : "Saking sebelnya aku bersumpah tidak mau melihat muka istriku malem itu."

Agus : "Terus kamu pergi dong keluar."

Tono : "Tidak! Aku matikan aja lampu, terus tidur.."



Berat Badan Ideal

Ada sepasang suami isteri memeriksakan kesehatannya pada Dokter.

"Bapak kelebihan berat badan. Biar ideal, tolong berat badan harus di kurangi 10 kilo. " kata Dokter pada sang suami.

"Baik. Saya akan diet, Dok."

"Dan untuk ibu, justru kurang berat. Biar ideal, mestinya di tambah 200 gram lagi."

Sang isteri kontan menoleh pada suaminya dan berkata:
"Nah, Pak. Kau dengar sendiri kata Dokter. Nanti, sepulang dari sini, kita ke toko emas. Belikan aku gelang dan kalung seberat 200 gram, biar beratku jadi ideal!"



Memenangkan Hak Asuh Anak dengan Logika Mesin Minuman

Seorang suami-istri tengah berhadapan di persidangan untuk memperebutkan hak asuh anak. Setelah memasuki beberapa kali masa sidang, hakim akan memutuskan siapa yang mendapat hak asuh ketiga anak tersebut. Namun hakim masih memberikan kesempatan kepada masing-masing untuk membuat pembelaan.

Sambil menahan air mata dan emosional sang istri merasa yang paling berhak menerima hak asuh. "Yang mulia, Saya yang mengandung, melahirkan bayi itu ke dunia dengan rasa sakit dan penuh kesabaran. Anak itu harus jatuh ke tangan saya," katanya meminta.

Hakim selanjutnya memberi kesempatan kepada pihak suami, "Apa pembelaan anda terhadap tuntutan istri Anda"

Sang suami diam sebentar sambil berpikir, dengan nada datar mulai angkat bicara, "Yang mulia, saya telah sekian tahun hidup bersama mereka. Saya selama ini sudah menyatu. Ada sebuah logika 'jika saya memasukkan koin ke sebuah mesin minuman teh botol, mesinnya bergoyang sebentar, dan minumannya ke luar'. Menurut Pak Hakim, minumannya milik saya atau mesinnya?"

Hakim, "Masuk akal juga..."



Perawat Sangat Montok

Di sebuah ruang Praktek Dokter, terlihat seorang Perawat yang kebetulan sangat montok badannya sedang menanyakan sesuatu kepada Dokternya.

Perawat yang montok: "Dok, setiap kali saya mengukur pasien yang ini, denyut jantungnya langsung meningkat. Apakah saya perlu memberinya obat penenang?"

Dokter : "Jangan. Beri saja ia petutup mata."



Disuruh Beli Sedotan untuk Berhitung

Chris berusia 7 tahun, anak yang pemalu dan pendiam di antara temen sekelasnya. Pada saat jam pelajaran matematika, ibu guru meminta anak-anak untuk membeli sedotan plastik, untuk berhitung yang praktis murah meriah.

Pulang sekolah Chris minta mamanya untuk dibelikan sedotan plastik. Dasar mamanya galak, nggak nanggepin ucapan Chris, sangkanya hanya untuk main-main. malah bilang : "Nggak punya duit."

Pelajaran matematika berlangsung lagi, bu gurupun menagih janji minggu kemaren, tinggallah Chris yang celingak-celinguk,

Bu guru pun menghampiri : "Chris, sedotanmu mana?"

Ternyata chris punya alasan yg dibuatnya sendiri : "ketinggalan, Bu", jawabnya lugu.

Bu gurupun mengerti dan ngasih kesempatan besok harus di bawa.

Pulang sekolah dia coba minta lagi ama mamanya, jawaban mamanya tetap sama : "Nggak punya duit, sana mama capek nih."

Paginya pelajaran matematika lagi: "Chris, sedotannya sudah ada?"

"Kata mama nggak punya duit, sana mama capek," dengan polosnya.



Jumlah Cewek

Dua orang pemuda yang tidak saling kenal sebelumnya, bertemu di sebuah halte. Keduanya berkenalan di tempat tersebut, lalu terjalin percakapan berikut.

Pemuda 1: "Situ anak ke berapa?"
Pemuda 2: "Saya bungsu, dari tujuh bersaudara."
Pemuda 1: "Oh, begitu. Ceweknya berapa?"
Pemuda 2: "Belum punya, Bang... Cariin dong."

Pemuda nomor 1 langsung malas, tidak jadi menanyakan berapa saudara cewek dari teman barunya tersebut.



Promosi Jadi Kapten

Dalam sebuah pertemuan Arisan antar ibu-ibu di Perumahan Kompleks Tentara terjadi adu pamer kehebatan anaknya masing-masing.

Ibu Dini : "Anak saya baru saja naik pangkat menjadi Letnan."

Ibu Susi : "Kalau anak saya, belum lama ini di promosikan jadi Kolonel."

Ibu Tina : "Anak saya juga Bu? Baru diangkat jadi Kapten. Pada hal, dia baru kelas 2 SMA, lho!?"

Ibu Dini dan Ibu Susi : "Hebat, kok bisa ya Bu?"

Ibu Tina : "Ya tentu dong, soalnya anak saya pintar main bola di sekolah. Jadi ia diangkat jadi Kapten Kesebelasan di Kecamatan."



Kantor Pengacara Smith, Smith & Smith

Telepon berdering di kantor pengacara Smith, Smith & Smith.

"Apakah saya boleh berbicara dengan Tuan Smith?"

"Maaf, Tuan Smith sedang main golf."

"Kalau begitu dengan Tuan Smith."

"Tuan Smith sedang menghadari sidang di pengadilan."

"Kalau begitu dengan Tuan Smith saja."

"Ya, saya sendiri..."



Listrik Dicuri Pembantu

Malem minggu Dodol (nama seorang pemuda) apel ke tempat ceweknya.

Begitu bertemu mereka berciuman melepas rindu setelah 2 minggu ngga ketemu lantaran minggu lalu ceweknya pergi kondangan. Abis itu mereka duduk di ruang tamu.

Kemudian Dodol berkata : "Sayang, lipstik kamu dicuri pake ama pembantu kamu loh...!!!"

Kemudian dengan terheran-heran ceweknya bertanya : "Kok kamu bisa tau say...?"

Lalu dengan bangga dan mantap Dodol mengatakan : "Buktinya, minggu lalu rasa lipstik yang dipake pembantu kamu sama!!"

GUBRAKKKKKKKK!!


Persahabatan Lima Sekawan

Ketika akan pergi berkelana 5 sekawan A, B, C, D dan E berjanji, barang siapa nanti ada yang mati dimakamnya akan di berikan uang sejumlah USD 1000.

Pergilah ke 5 orang itu ke suatu hutan belantara yang berbukit. Malang bagi si A ia terjatuh dari tebing yang sangat tinggi dan tewas seketika.

Sesuai perjanjian si B,C dan D menaruh uang di pusaran temannya sebanyak USD 1000.

Melihat ada USD 3000 dipusaran makam temannya, si E mengambil buku cek lalu ditulis USD 4000 dan diletakan di pusara makam temannya dan diambilnya yang USD 3000.



Terbelah Menjadi Dua

Pernahkah Anda mendengar seorang pesulap yang bisa membelah seorang wanita menjadi dua?

Minggu lalu seorang pesulap mempraktikkan keahliannya ini. Tetapi sayangnya wanita malang itu sekarang ada di Rumah Sakit Pusat di kamar 34 dan 35.



Sandali Lang

Baco yang sudah cukup bermodal tidak mau ketinggalan dengan orang-orang yang sering ke Luar Negeri. Maka Baco pun memutuskan untuk berlibur ke Luar Negeri. Keputusan Baco jatuh pada Philippines.

Ketika tiba di Bandara Ninoi Aquino, Baco segera membereskan segala urusan bagasi. Begitu tiba di bagian imigrasi. Baco hanya celingak-celinguk disekitarnya.

Tiba-tiba petugas imigrasi berkata pada Baco : SANDALI LANG.

Baco yang penuh rasa iba, tiba-tiba melakukan sesuatu dan mulai membantu mencarikan SANDAL PETUGAS YANG HILANG.

Petugas pun mulai curiga pada Baco, "Ada apa, Pak " tanya si petugas,

Jawab si Baco: "Lah katanya SANDAL HILANG, jadi saya membantu bapak untuk mencarikan SANDAL BAPAK YANG HILANG."

Petugas imigrasi: "???"


Notes:
SANDALI LANG (bahasa tagalog): Tunggu sebentar.